KOORDINASI

APAKAH PENGERTIAN DARI KOORDINASI ITU

Koordinasi

Koordinasi adalah sebagai proses pengintegrasian (penyatuan )tujuan dan kegiatan perusahaan pada satuan yang terpisah  dalam satu organisasi secara efisien.koordinasi sangat di perlukan dalam mengatur  karyawan. Sehingga karyawan mempunyai suatu pegangan  yang harus di ikuti.

Pedoman koordinasi

v                 -kordinasi harus terpusat

v                 -koordinasi harus terpadu

–         koordinasi harus berkesinambungan

v                 -koordinasi harus menggunakan pendekatan multi instansional

Definisi  dari koordinasi adalah peruses penyatuan tujuan-tujuan perusahaan dan kegiatan pada tingkat satu-satu yang terpisah dalam suatu organisasi untuk mencapai suatu tujuan yang telah di tetapkan terlebih dahulu. Rentang manajemen adalah melihat kemampuan manajer dalam memimpin dan melakukan koordinasi di lihat dari besar kecilnya bawahaan yang ada dalam tanggung jawabnya

Koordinasi merupakan usaha untuk menciptakan keadaan yang berupa 3 S yaitu; serasi ,selaras dan setimbang. Kebutuhan akan kordinasi tergantung pada sifat dan kebutuhan komunikasi dalam pelaksanaan tugas dan derajat ketergantungan dari setiap satuan pelaksanaan.

James d. Thomson membagi tiga saling ketergantungan di antara satuan-satuan organisasi yaitu

  1. ketergantungan yang menyatu (pooled interdependence)

di mana tiap kegiatan dapertemen dan fungsional tergantung pada pelaksanaan kerja setiap tahun.

  1. ketergantungan yang berurutan (sequential interdependence )

dimana pekerjaan dari tiap departemen atau fungsional tergantung dari penyelesaian pekerjaan departemen yang lain sebelum satuan lain dapat bekerja.

  1. ketergantungan timbale balik(reciprocal interdependence)

merupakan hubungan memberi dan menerima antara suatu organisasi

penekatan untuk mencapai koordinasi yang efektif

–         menggunakan pendekatan teknik-teknik dasar manajemen  yang berupa hirarki manaerial, rencana dan tujuan sabagai dasar bertindak.

Hirarki manajerial terdiri atas rantai printah , aliran informasi dan keja wewenang formal. Hubungan tanggung jawab dan akuntabilitas yeng perlu, sehingga menimbulkan integritas bila diformulasikan dengan jelas serta di laksanakan dengan  pengarahan yang tepat.

Aturan dan prosedure adalah keputusan-keputusan yang di buat untuk mengatur kejadian-kejadian rutin.

Meningkatkan koordinasi potensial

Bila tiap bagian saling tergantung satu dengan lainnya serta lebih luas dalam ukuran dan fungsi

Ada 2 cara untuk meningkatkan koordinasi yaitu;

–         System informasi fertikal, penyaluran data-data melalui tingkatan-tingkatan organisasi . koordinasi ini bisa di dalam atau di luar rantai perintah.

–         Hubungan rateal (horizontal), dengan membiarkan informasi dipertukarkan dan keputusan di buat pada tingkat di mana informasi  di perlukan , ada beberapa hubungan lateral

  • Hubungan langsung
  • Hubungan kelompok langsung
  • Hubungan silang

Pengurangan kebutuhan akan koordinasi ada 2 metode yaitu;

–         Menciptakan sumber daya tambahan yang memberikan kelonggaran bagi satuan kerja.misal menambahan tenaga kerja bahan dasar dan membantu modal

–         Penciptaan tugas-tugas yang dapat berdiri sendiri , dngan mengubah karakter satuan organisasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: